Akibat ledakan tersebut diduga istri dan anak terduga teroris meninggal. Namun, kondisi jenazah korban belum bisa dipastikan karena tim masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Belum dipastikan berapa sebenarnya jumlah korban karena tim juga masih belum bisa masuk ke lokasi. Hal ini demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada petugas,” katanya.
Densus 88 sebelumnya mencoba membujuk istri terduga teroris Husain atau Abu Hamzah untuk menyerahkan diri. Meski sudah diputarkan rekaman suara dari sang suami, dia tetap bersikeras tak mau menyerah dan malah meledakkan diri.
“Assalamualaikum. Ikko ambo, sayangi anak, menyerahlah, ambo baik-baik sajo. (Assalamualaikum, ini saya, sayangi anak, menyerahlah, saya baik-baik saja),” kata suaminya lewat rekaman suara.