Seusai proses pemadaman dan masuk fase pendinginan, pemandangan menyayat hati pun tampak dalam ruangan yang terbakar. Puluhan jenazah dalam kondisi terpanggang bergelimpangan dan sudah tak dapat dikenali. Mayoritas pekerja berasal dari warga desa tersebut, namun ada juga yang berasal dari Stabat dan Kota Binjai.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat Irwan Sahri mengatakan, yang terbakar merupakan rumah warga yang merangkap sebagai pabrik korek api gas. Api sudah berhasil dipadamkan petugas damkar dan ambulans juga stand by di lokasi untuk membawa dan mengidentifikasi mayat.
Saat ini seluruh jenazah sudah dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumut di Medan.
"Identifikasi jenazah masih kami lakukan karena para korban yang ada di lokasi seluruhnya hangus terbakar dan belum diketahui identitasnya secara pasti," kata Irwan.