IDI Medan Sebut Dokter Suntik Vaksin Kosong ke Siswa Masuk Pelanggaran Berat

Wahyudi Aulia Siregar
Dokter yang diduga menyuntikkan vaksin kosong ke siswa SD di Medan mengaku khilaf (Foto: iNews/Yudha Bahar)

MEDAN, iNews.id - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan tindakan dokter berinisial G menyuntikkan vaksin kosong kepada pelajar saat vaksinasi Covid-19 anak 6-11 tahun di Medan merupakan pelanggaran berat. Dokter tersebut akan dipanggil IDI untuk selanjutnya mendapatkan pembinaan. 

"Selaku organisasi profesi kedokteran kita akan melakukan pembinaan secara internal," kata Ketua IDI Medan, Wijaya, di Mapolres Belawan, Sabtu (22/1/2022). 

Namun demikian, Wijaya memastikan tindakan menyuntikkan vaksin kosong tersebut bukan merupakan tindakan berbahaya. Apalagi sampai berakibat fatal kepada penerima vaksin. 

"Tidak berbahaya karena tidak ada zat berbahaya yang masuk ke tubuh anak. Itu vaksin kosong, artinya tidak ada zat berbahaya masuk ke tubuh si anak tersebut," ucapnya.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sarang Narkoba di Medan Digerebek, 3 Orang Ditangkap Belasan Lainnya Kabur Nyemplung Sungai

57 tahun lalu

Tak Ada Jembatan, Siswa SMP di Medan Seberangi Sungai Deli Lewat Pipa Air ke Sekolah

57 tahun lalu

6 Debt Collector Rampas Mobil di Medan, 2 Pelaku Babak Belur Dihajar Warga

57 tahun lalu

Gudang Ekspedisi di Medan Ludes Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

57 tahun lalu

DJ yang Juga Selebgram di Medan Ditangkap Polisi, Pakai Pod Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal