Ibu yang Siksa Anak di Paluta Mengaku Diancam Dibunuh Suami

Ahmad Husein Lubis
Ibu SA menangis saat diamankan polisi, Kamis (11/1/2018). (Foto: iNews/Ahmad Husein Lubis)

PADANGLAWAS UTARA, iNews.id - Polisi berhasil meringkus ibu yang menyiksa anak kandungnya di Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), Kamis siang (11/1/2018). Sang ibu, YA, mengaku tega menganiaya anaknya SA (6) karena diancam akan dibunuh suaminya AH yang juga ayah tiri korban.

YA berhasil diamankan polisi saat bersembunyi di sebuah gubuk perkebunan karet di sekitar tempat tinggalnya di Desa Hutaimbaru, Paluta, Sumut. Saat digelandang, YA hanya bisa menangis.

YA mengungkapkan, dia terpaksa ikut menganiaya SA agar suaminya berhenti menyiksa putrinya itu. Dia juga diancam sang suami jika membela putrinya. Bahkan, suaminya yang saat ini masih diburu polisi, pernah mengancam membunuh dia.

“Kalau saya cuma menampar mulutnya aja, membela supaya anak saya tidak disiksa. Saya diancam. Suami saya bilang, kalau kau bela anakmu ini, kau yang kubunuh. Suami saya kadang memukul anak saya pakai alat menderes karet itu dan pakai mancis (korek api),” kata YA kepada wartawan.

Saat ditanya alasan penyiksaan SA, YA mengatakan, suaminya kesal melihat putrinya yang pendiam. “Kata suami saya, anak saya salah karena enggak mau bercakap, pendiam,” ujarnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duh! Ibu Tega Setrika Anak Kandung di Pangkalpinang Hanya gegara Perkara Makanan

57 tahun lalu

Viral Video Dugaan Kekerasan Pengasuh Daycare di Medan, Anak Memar di Dada-Pipi

57 tahun lalu

Diduga Sering Disiksa Orang Tua, Bocah di Banjar Ditemukan Warga Penuh Luka

57 tahun lalu

Cemburu Jadi Motif Ayah Kejam Siksa Anak Kandung Berusia 6 Tahun di Surade Sukabumi

57 tahun lalu

Bocah Perempuan 6 Tahun Jadi Korban Kekejaman Ayah Kandung di Surade Sukabumi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal