Gubernur Sumut Larang Mudik, Pesta Kembang Api di Natal dan Tahun Baru

Stepanus Purba
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Abdul Aziz menjawab pertanyaan wartawan di Aula Tengku Rizal Nurdin. (Foto: istimewa)

MEDAN, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakatm (PPKM) level 3 jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Masyarakat juga diminta untuk tidak menggelar pesta kembang api dan akan memperketa pelaksanaan ibadah di Gereja saat Perayaan Natal. 

Penerapan PPKM Level 3 sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 saat Natal dan Tahun Baru. Selanjutnya, Gubernur Sumut menerbitkan intruksi Nomor 188.54/50/INST/2021 tentang Pembatasan Spesifik. 

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi melarang masyarakat menggelar perayaan kembang api, pawai, arak-arakan serta kegiatan yang mengundang kerumunan besar. Tak hanya itu, selama perayaan Natal dan Tahun Baru alun-alun, fasilitas umum atau lapangan terbuka akan ditutup sementara waktu. 

Khusus pelaksanaan ibadah dan peringatan Natal, gereja diminta membentuk satgas prokes bersama dengan satgas daerah. Pelaksanaan ibadah juga dilakukan secara offline di gereja dan daring, jumlah yang diperbolehkan offline tidak lebih 50 persen.

“Kami perlu antisipasi karena selama ini usai hari besar terjadi kenaikan penyebaran Covid-19. Kami tidak ingin kejadian seperti Agustus lalu terjadi lagi, itu akan sangat menyulitkan pemerintah dan juga masyarakat,” kata Edy Rahmayad, Kamis (2/12/2021).

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tangkap 7 Pengeroyok Pemuda hingga Tewas saat Rayakan Tahun Baru di Makassar

57 tahun lalu

Minimarket di Makassar Terbakar saat Malam Tahun Baru, Warga Panik

57 tahun lalu

Pemotor Tewas Tabrak Median Jalan usai Rayakan Tahun Baru di Tegal

57 tahun lalu

Tahun Baru Berdarah di Madiun, Pelajar SMK Bunuh Teman saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Awal Tahun Baru, Ribuan Wisatawan Masih Padati Kawasan Asia Afrika Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal