"UMSU menerima dukungan dari banyak pihak, termasuk Pemerintah Daerah Provinsi Sumut. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Edy Rahmayadi yang telah banyak memberikan dukungan kepada UMSU, bukan semata-mata karena putri beliau kuliah di sini, melainkan karena kepedulian beliau yang tinggi pada kualitas pendidikan," tutur Agussani dalam pidatonya.
Satu jam berlalu, Edy tampak tersenyum lebar saat putrinya tampil di layar. Siti Andira Rahmayana lulus dengan IPK 3,95 dan resmi menyandang gelar dokter bersama 78 mahasiswa lainnya. Sanak saudara yang juga turut menyaksikan tersenyum lebar sembari bertepuk tangan.
"Alhamdulillah, hari ini putri saya telah berhasil melakukan pencapaian baru dalam hidupnya. Campur aduk rasanya. Ada rasa kecewa tak bisa hadir langsung, tetapi rasa bahagia dan harunya lebih banyak. Pandemi ini adalah ujian, kita harus tabah melaluinya," ujarnya, saat diwawancarai usai menyaksikan prosesi secara virtual.
Selanjutnya, Edy dan keluarga pun menunggu kepulangan putrinya. Siti Andira yang berbalutkan kebaya berwarna persik muda langsung disambut dengan pelukan dan buket bunga saat tiba di rumah. "Selamat ya nak, berkah ilmunya, amanah menyandang gelar. Semoga ilmu yang diperoleh nantinya bermanfaat bagi masyarakat banyak," ucap Edy.
Pengalaman hari ini memberikan sensasi baru bagi Edy. Lantaran, hari istimewa ini juga bisa dinikmati keluarga besar dengan menonton tayangan beramai-ramai. "Kalau hadir langsung, undangan kan dibatasi. Hanya saya dan istri yang bisa menyaksikan. Namun hari ini kebahagiaan ini bisa dinikmati seluruh keluarga. Artinya, dalam situasi sulit sekalipun, pasti ada sisi positif yang bisa kita ambil. Mari fokus pada sisi positifnya," katanya.