Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Pelaku Bom Medan Punya Pemahaman Sakit Jiwa

Stepanus Purba
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. (Foto: dok iNews.id)

MEDAN, iNews.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyebut kelompok jaringan teroris yang melakukan aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan berpaham sakit jiwa. Di mana saat ini, sudah ada 30 orang ditangkap atas dugaan kasus terorisme tersebut.

"Itu masalah paham yang salah. Kalau nanti saya meledakkan orang lain menjadi cedera, menjadi korban, saya menjadi korban, saya masuk surga. Itu pemahaman yang salah. Ini orang berbuat seenaknya seperti itu dan itu sangat salah," kata Edy, Selasa (19/11/2019).

Menurutnya, orang yang berpaham radikal memiliki pemahaman yang berbeda dan dinilai memaksakan kehendak.

"Tolong jangan dimasukkan mereka dalam salah satu komponen yang ada di kita. Itu bukan orang kita. Orang sakit jiwa itu. Orang radikal itu mereka yang punya pemahaman berbeda tetapi memaksakan kehendak," katanya.

Edy menilai, kebanyakan orang takut mati. Namun dia melihat hal tersebut berbeda dengan kelompok paham radikal tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Cepat! Bobby Nasution Turun Tangan soal Bantuan Bencana di Tapteng

57 tahun lalu

Medan Dikepung Banjir! Rumah Dinas Gubernur, Kapolda hingga Pangdam Ikut Terendam

57 tahun lalu

Reaksi Bobby Nasution Mobilnya Diadang dan Digebrak Emak-Emak saat Kunjungan ke Batubara

57 tahun lalu

Emak-Emak di Batubara Nekat Adang dan Gebrak Mobil Bobby Nasution

57 tahun lalu

Bandarlampung Gempar! Ayah Tewas Dibunuh Anak Kandung di Ruang Tamu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal