Kondisi mayat saat ditemukan telah membengkak dan mengeluarkan aroma menyengat. Saksi selanjutnya melaporkan hal tersebut ke Polsek Sunggal.
“Posisi mayatnya telentang dengan tangan seperti terikat. Ada banyak darah di lantai dari bagian kepala belakang. Saya tak berani bilang ini korban pembunuhan, biar polisi yang menyelidiki,” ujar Sudar, Minggu (28/7/2019).
Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Syarif Ginting membenarkan adanya penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan. Polisi masih menyelidiki untuk pengungkapan kasus dan menangkap pelakunya.
Terpantau di lokasi, tim Inafis langsung olah TKP. Posisi mayat korban tergeletak di ruang makan. Hasil penyelidikan sementara, ditemukan martil atau palu di halaman rumah yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.
“Dari identifikasi awal, diduga mayat ini korban pembunuhan dan telah meninggal lebih dari dua hari. Kami masih menyelidikinya dan saat ini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi,” katanya.