Sementara Dedi, kakak ipar Syahrial mengungkapkan, sandal dan baju yang dikenakan mayat tersebut merupakan milik adik iparnya. Namun dia bersama dengan keluarga akan menunggu hasil identifikasi polisi.
Dedi menuturkan, Syahrial selama ini memang jarang pulang ke rumah. Dia kerap tidur di salah satu warnet yang tidak jauh dari lokasi.
"Kami sudah tanya orang di warnet. Tapi kata mereka, sudah lima hari tidak melihat Syahrial," katanya.
Kasus temuan mayat pria itu kini dalam penangan Polres Asahan. Saat ini jasadnya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Manan, Asahan, untuk menjalani proses autopsi.