Pencarian yang dilakukan pada Minggu (1/3/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB akhirnya mengarah ke sungai setelah warga mencium bau menyengat dari tumpukan rumput air atau eceng gondok.
“Saat pencarian kami tengok jalur air karena menyengat baunya, ternyata Abangku ditutup eceng gondok. Ada luka-luka di tubuh, kemungkinan ya,” katanya.
Setelah diperiksa lebih dekat, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan mengambang di bawah tumpukan eceng gondok. Kondisi tubuh korban sangat mengenaskan dengan luka parah di bagian leher serta usus yang terburai.
Polisi dari Polres Tebing Tinggi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian Polres Tebingtinggi untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kematian korban.