Detik-Detik Kematian Aktivis Walhi Golfrid Siregar, Ini Hasil Investigasi Polisi

Stepanus Purba
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (Foto: Istimewa).

MEDAN, iNews.id - Kematian aktivis HAM dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Utara (Sumut), Golfrid Siregar, dinilai janggal. Namun polisi memastikan korban meninggal dunia karena mengalami kecelakaan lalu lintas.

Direskrimum Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Andi Rian mengatakan, di luar dugaan kasus kecelakaan lalu lintas yang dialami korban, polisi telah memeriksa 16 orang saksi. Dari keterangan yang didapat, korban memang meninggal dunia karena kecelakaan.

"Saksi-saksi ini dibagi berdasarkan sebelum ditemukannya Golfrid sebanyak delapan orang, dan delapan orang setelah ditemukan," katanya.

1. Pamitan dari Rumah

Korban diketahui berpamitan dengan istrinya untuk meninggalkan rumah pada 2 Oktober 2019 sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu korban diketahui pergi kerumah Bapak Tuanya di Jalan Bajak I, Kota Medan.

2. Berada di Jalan Bajak I

Korban berada di Jalan Bajak I dan bertemu sejumlah orang. Golfrid berada di sana hingga pukul 23.50 WIB. Aktivitasnya seperti di rumah Bapak Tuanya, Kennedy Silaba, dan nonkrong di warung.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Pikap Bawa 16 Penumpang di Sumedang, Korban Bergeletakan

57 tahun lalu

Suami Bunuh Istri di Mamuju Tengah, Anak Ikut Tebas namun Selamat

57 tahun lalu

Pemotor Perempuan Tewas Kecelakaan di Madiun, Diduga Tersangkut Kabel Listrik yang Putus

57 tahun lalu

Tikungan Berbahaya di Ponorogo, Truk Ekspedisi dan Pikap Tabrakan

57 tahun lalu

Dugaan Pembunuhan, Pedagang Cilok Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan Cikupa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal