"Keterangan saksi, korban langsung berjalan ke arah belakang kamar dan membuka jendela. Kemudian dia melompat dari lantai empat dan jatuh ke halaman samping RSUD Padangsidimpuan," katanya, Jumat (10/4/2020).
Pengakuan saksi bernama Arsyad Tanjung yang merupakan pemilik warung di TKP, saat kejadian dia mendengar seperti ada suara benda jatuh. Dia terkejut karena saat mendekat ke sumber suara justru melihat pasien tersebut dalam kondisi luka parah.
"Saksi melihat korban sudah dalam posisi jatuh di bawah. Kemudian datang petugas keamanan rumah sakit yang coba memberikan pertolongan, namun korban sudah meninggal dunia," ucapnya.
Korban mengalami patah tulang di pergelangan tangan kiri kurang lebih 7cm. Kemudian patah tulang pergelangan tangan kanan 7cm. Selain itu keluar darah dari kedua serta haematom pada pipi bawah kiri 10 cm dan kepala belakang bawah 7 cm.
Menurutnya, setelah mendapat laporan, langsung mengerahkan anggota ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Petugas telah olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Hasil pemeriksaan, korban sudah beberapa kali berobat ke RSUD Padangsidimpuan. Karena tak kunjung sembuh, korban melakukan bunuh diri. Sejauh ini korban tidak memiliki riwayat penyakit virus corona atau Covid-19," ujar Kapolres.