Supriadi mengatakan, dugaan sementara, korban Wagino bunuh diri karena mengalami depresi akibat sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. Namun, sang istri enggan merinci penyakit suaminya.
Istri korban pun setuju membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan autopsi pada jasad Wagino. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
“Jenazah dibawa ke rumah Wagino untuk dimakamkan. Dari lokasi, kami mengamankan seutas tali nilon yang digunakan Wagino untuk gantung diri,” ujar Supriadi.