Dampak Virus Korona, Permintaan dan Harga Rempah-Rempah di Medan Melonjak

Stepanus Purba
Penjual rempah-rempah di pasar tradisional.(Foto: iNews/Iyung Rizky)

MEDAN, iNews.id – Komoditas rempah-rempah dinilai menjadi salah satu jurus ampuh untuk menangkal Covid-19 atau virus korona. Hal ini menyebabkan permintaannya melonjak dan harganya naik di pasaran. Remah-rempah ini meliputi ‎jahe, jahe merah, induk kunyit, serai, kencur dan temulawak.

"Dibandingkan dengan sebelumnya, permintaan rempah-rempah naik tiga kali lipat hari ini," ujar Boru Manalu, pedagang di Pasar Induk Medan, Kamis (5/3/2020).

Dia menuturkan, sejak disebutkan menjadi salah satu obat penangkal virus korona, permintaan rempah-rempah meningkat tajam. Olahannya yang dijadikan minuman berkhasiat untuk menjaga kesehatan tubuh.

"Permintaan pembeli banyak yang membeli jahe, jahe merah, induk kunyit, serai, kencur dan temulawak untuk dijadikan minuman. Selain bisa menangkal korona, minuman ini juga untuk menjaga stamina tubuh," katanya.

Dia mengungkapkan, untuk penjualan sebelum ada virus korona di tanah air transaksi rempah-rempah ‎hanya 20 kilogram per hari. Namun, kini pedagang bisa menjual hingga 60 kilogram. Angka tersebut, melonjak tiga kali lipat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pohon Mahoni Berusia 100 Tahun Tumbang Timpa 4 Rumah di Medan, 2 Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Penggerebekan Lapak Sabu di Medan Mencekam, Polisi Dilempari Batu

57 tahun lalu

Penggerebekan Tempat Hiburan Malam di Medan, Ekstasi dan Miras Palsu Disita Polisi

57 tahun lalu

Kurir Ekspedisi di Medan Lawan 3 Begal, 1 Pelaku Tewas

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas dan Peran 4 Tersangka Narkoba di New Zone Medan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal