Covid-19 Masih Tinggi, Edy Rahmayadi Belum Izinkan Pembelajaran Tatap Muka di Sumut

Stepanus Purba
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

Edy mengatakan Kementerian Pendidikan tidak menentukan bulan kapan pembelajaran tatap muka harus dibuka. Pelaksanaan proses pembelajaran tatap muka dilihat berdasarkan kondisi penanganan Covid-19 di masing-masing daerah. 

"Berkali-kali saya beri tahu, yang menentukan itu nanti, setelah kami kumpulkan tokoh, ahli yang berkompeten. Pertama ahli psikologi anak, dokter anak, ketiga guru, keempat tokoh masyarakat. Nanti kita tanya," ujarnya.

Diketahui, dua pekan setelah lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah terjadi lonjakan kasus di Sumut mencapai 96 kasus dalam sehari. Disisi lain ketersediaan tempat tidur di rumah sakit (BOR) berada di angka 57 persen.

Namun pada pekan ketiga kondisi mulai melandai dengan jumlah kasus 90-91 perhari. Dan BOR makin membaik meski masih di atas 50 persen.

"Dengan dibukanya 300 room, mudah-mudahan semua terkendali dengan baik. Tidak ada Medan, tidak ada provinsi. Semua itu provinsi dilakukan di tingkat daerah. Hanya terkhusus saat ini vaksin itu untuk Mebidangro plus Kota  Pematangsiantar dan Simalungun," ucapnya. 

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Cepat! Bobby Nasution Turun Tangan soal Bantuan Bencana di Tapteng

57 tahun lalu

Medan Dikepung Banjir! Rumah Dinas Gubernur, Kapolda hingga Pangdam Ikut Terendam

57 tahun lalu

Reaksi Bobby Nasution Mobilnya Diadang dan Digebrak Emak-Emak saat Kunjungan ke Batubara

57 tahun lalu

Emak-Emak di Batubara Nekat Adang dan Gebrak Mobil Bobby Nasution

57 tahun lalu

Korupsi Proyek Jalan Sumut, KPK Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Bobby Nasution

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal