Kata sifat bertaraf menyatakan kualitas, contohnya: rapi, lama, dekat, panjang, manis, sedih, senang, putih, merah, dan sebagainya.
Sedangkan kata sifat tak bertaraf menyatakan keanggotaan dalam suatu golongan. Contoh: abadi. Berdasarkan fungsinya dalam kalimat, kata adjektiva dibedakan menjadi 3, yaitu atributif, predikatif, dan predikatif inversi.
Berdasarkan bentuknya, kata adjektiva dibedakan menjadi dua yaitu kata dasar dan kata turunan. Kata dasar merupakan kata sifat asli yang tidak mengalami imbuhan. Contoh: banyak, tinggi, lama, dan sebagainya.
Sedangkan kata turunan merupakan kata sifat yang sudah mengalami proses penambahan imbuhan, pengulangan, dan pemajemukan.
Contoh: sebenarnya, terbaik, sekurang-kurangnya.
Berikut ini contoh penggunaan kata adjektiva dalam kalimat.
• Ayah sedang memperbaiki sepeda dengan serius.
• Buah apel ini rasanya lebih manis daripada yang kemarin aku beli.
• Adik sangat suka dengan coklat, sampai ia sekarang menjadi ompong.
• Lihat! Kelinci itu melompat lebih tinggi dari biasanya.