"Kalau dulu itu pernah satu kampung ngejar aku bawa parang. Itu gara-gara istri abang saya ada orang cowok ngomong jorok sama dia," ucapnya.
Jeka pun langsung menghajar pemuda tersebut. Namun, warga kampung yang mengetahui itu malah mengepung Jeka sambil membawa parang.
"Eh orang tuanya datang. Saya lewat kampung itu, orang satu kampung sudah bawa parang bawa karung. Saya ada bapak saya mertua abang saya. Semua sudah pada nangis saya masih kelas 2 SMA. Saya enggak lari. Saya tantangin lagi," katanya lagi.
Diketahui, Jeka dibebaskan usai orang tua dan mertua kakaknya meminta maaf kepada orang tua pemuda yang dia pukul.