"Banyak di daerah pinggir kota yang jalannya belum di aspal dan belum ada parit. Karena itu, kita harapkan Bobby memperhatikan ke daerah-daerah pinggiran kota, karena tengah kota sudah cukup baik, tapi pinggiran-pinggiran banyak yang belum dijangkau. Supaya pembangunan di Kota Medan merata,” katanya.
Terkait program keumatan, Abdullah Syah mengharapkan perhatian lebih dari pasangan Bobby-Aulia saat memimpin Kota Medan nantinya. Masjid diperbaiki kalau ada yang rusak dan dibangun di tempat yang belum ada masjidnya. "Ini sudah menjadi komitmen mereka. Jadi nanti kita tinggal mengingatkan lagi,” ucap Abdullah Syah.
Bobby juga mendapatkan nasihat saat bersilaturahmi dengan Ketua MUI Kota Medan, M Hatta. Menurut Hatta, masalah keumatan Sumut selama ini sering kali dibebankan ke Medan.
"MUI Medan merupakan tempat bertanya semua agama, apa yang dikatakan selalu menjadi kesepakatan bersama. Selama ini, apa yang dikerjakan Wali Kota Medan itulah tanggung jawab Sumut. Makanya, Bobby harus peka terhadap masalah ini," katanya didampingi Sekretaris Umum, Syukri Albani Nasution, Ketua Komisi Burhanuddin Damanik dan Infokom, Legimin Syukri.
Hatta melanjutkan, Kota Medan butuh pemimpin kuat dan bisa menjaga komunikasi dengan semua pihak. "Saya berdoa semoga ananda dikuatkan Allah, karena di Medan ini harus kuat. Suatu kesalahan fatal jika wali kota menyetujui tanpa koordinasi. Jangan putuskan komunikasi dan harus berkoordinasi, itu bekal sebelum menjadi wali kota. Yang penting buka komunikasi ke siapa pun, jangan biarkan siapa pun berinterpretasi," katanya.