Rosa menyebutkan, bayi kembar siam tersebut sudah dirawat di Ruang Perinatologi khusus setelah dipindahkan dari ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Bayi kembar siam tersebut juga sudah tidak lagi menggunakan ventilator dan alat bantu lain apapun.
“Saat ini beratnya sudah 5.640 gram dari sebelumnya yang hanya 2.640 gram. Namun ini juga belum ideal,” ujarnya.
Rosa menambahkan, saat ini kebutuhan dari bayi kembar siam ini relatif terpenuhi karena orang tuanya cukup banyak mendapatkan bantuan. Keduanya juga sudah meminum ASI meskipun masih harus dibantu susu formula khusus untuk bayi prematur.
“Untuk biaya pengobatan dari bayi, dicover penuh oleh BPJS Kesehatan,” ujarnya.
Diketahui, bayi kembar siam asal Labuhanbatu berjenis kelamin laki-laki lahir dengan berat 2.640 gram dan panjang 39 cm, pada Senin (9/12/2019) lalu di RSUP HAM. Bayi kembar siam itu dilahirkan secara sesar di rumah sakit milik Kemenkes tersebut.