"Seperti penegasan Pak Kapolda, personel harus mengutamakan cara-cara kemanusiaan dalam bertugas. Persuasif. Tidak ada yang menggunakan peluru tajam. Selain itu, fokus untuk menyelamatkan warga, termasuk harta benda mereka," ucapnya.
Sementara menyangkut masa tugas, Tatan belum dapat memastikan berapa lama ratusan personil ini akan ditempatkan di Papua.
"Belum bisa dipastikan sampai kapan. Fokus kami pada pemulihan. Jika sudah kondusif, maka akan ditarik," tuturnya.