Bobby juga mengingatkan, kewilayahan harus paham titik-titik mana saja yang menjadi potensi penyebaran Covid-19, sehingga perlu diantisipasi dengan baik. Terkhusus, penerapan aplikasi pedulilindungi, jam operasional dan penerapan prokes 5M.
“Tempat-tempat ramai harus diantisipasi. Mulai hari ini, jam operasional harus benar ditegakkan. Tim Satgas kecamatan dan kota bersama-sama keliling untuk memantau jam operasional tempat-tempat keramaian,” ucapnya.
Bobby juga minta agar tempat isolasi terpusat (isoter) Gedung P4TK Jalan Setia Budi, Kecamatan Helvetia, diaktifkan kembali, guna menampung masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19. Masyarakat yang terkonfirmasi positif tidak diperbolehkan melakukan isolasi mandiri di rumah.
“Pasien dan keluarga yang masuk dalam pantauan akan diberikan makanan tiga kali sehari,” ujarnya.
Selanjutnya, jika ada perkantoran yang penyebaran Covid-19 tinggi, diminta untuk menghentikan sementara operasionalnya kalau yang tidak kritikal. Persentase Work From Office (WFO) harus tetap dipantau.