"Tidak menutup hal ini merupakan konspirasi," ucapnya.
Sebelumnya, Seribuan orang dari kalangan peternak dan pedagang babi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumut. Aksi massa yang mengatasnamakan Gerakan #SaveBabi ini merupakan bentuk penolakan terkait isu pemusnahan babi akibat wabah African Swine Fever (ASF).
Pantauan iNews.id, dalam aksinya pendemo tampak membawa sejumlah atribut seperti ulos dan spanduk menolak rencana tersebut. Dari atas mobil komando, orator menyebutkan berulang kali jika ternak babi merupakan sumber perekonomian mereka.