Aksara Batak Didorong Jadi Kode Unik Dunia agar Tidak Punah di Era Digital

Wahyudi Aulia Siregar
Aksara Batak didorong terus digaungkan di era digital agar menjadi kode unik dunia. (Foto: iNews)

Sebagai bagian dari upaya tersebut, PANDI menggelar Lomba Website Aksara Batak yang diikuti sekitar 200 website berbasis aksara Batak. Lomba ini bertujuan mendorong generasi muda memanfaatkan teknologi digital sekaligus melestarikan identitas budaya lokal.

“Melalui inovasi website, aksara Batak tidak hanya diajarkan, tetapi juga dipraktikkan dalam media digital yang lebih mudah diakses masyarakat luas,” kata John.

Acara selebrasi ini turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni P. Lumbantoruan, Bupati Dairi yang diwakili Asisten Administrasi dan Umum Oloan Hasugian, serta Direktur Digitalisasi dan Integrasi Sistem USU Emerson Pascawira Sinulingga.

Hadir pula Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kepala Perpustakaan Provinsi Sumut Desni Maharani Saragih, Wali Kota Medan yang diwakili Kadiskominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, dan Kasubag Tata Usaha Balai Bahasa Provinsi Sumut Kristanto. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bukti nyata dukungan lintas sektor terhadap digitalisasi warisan budaya Batak.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jelang Pernikahan, Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad Jalani Adat Batak yang Sakral

57 tahun lalu

Lirik Lagu Sangguling Obuk, Sering Dinyanyikan di Acara Adat Batak

57 tahun lalu

Lirik Lagu Batak PHK, Kisah Sedih Perjuangan Hidup Kehilangan Pekerjaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal