800 Siswa di Sumut Putus Sekolah karena Pandemi, Ini Kata Edy Rahmayadi

Stepanus Purba
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)

MEDAN, iNews.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi angkat bicara terkait temuan 800-an siswa yang memilih berhenti sekolah saat pembelajaran tatap muka dimulai. Keputusan tersebut dinilainya pilihan setiap orang. 

Edy mengatakan pemerintah tidak memiliki hak untuk memaksa orang untuk mengikuti pendidikan. Namun demikian, pemerintah berkewajiban menyiapkan sekolah agar bisa dipilih masyarakat untuk proses pendidikan. 

“Tak bisa juga kami memanggil dan memaksa siswa harus sekolah. Kami hanya wajib menyiapkan sekolah untuk dipilih iswa," katanya. 

Berdasarkan temuan Dinas Pendidikan Sumut, para siswa memilih tidak melanjutkan pendidikan mereka karena sejumlah faktor seperti sudah bekerja dan menikah. Untuk itu, pihaknya akan menyiapkan solusi agar mereka bisa memiliki ijazah ke depannya. 

“Kami siapkan paket A, B, dan C. Nanti kami imbau mereka untuk mengambil ujian paket tersebut," ucapnya. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Sumutf Wan Syaifuddin melaporkan sebanyak 800 siswa di Sumut tidak melanjutkan pendidikan saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dimulai baru-baru ini.

Editor : Stepanus Purba_block
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dramatis! IRT di Tapsel Ditangkap Bawa Ganja 3 Kg, Sang Anak Menangis Histeris

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,1 Guncang Nias Selatan Sumut

57 tahun lalu

Bareskrim Ungkap Kasus Heroin 15 Kg di Sumut, 1 Tersangka Ditangkap

57 tahun lalu

Cekcok dengan Istri, Suami di Tapanuli Tengah Bakar Rumah

57 tahun lalu

Cek Kesehatan Gratis, Dokter dan Nakes TNI Keliling Rumah Warga Terdampak Bencana Sumut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal