Menurutnya, kondisi ini sangat mengundang kprihatinan. Para pelajar yang memiliki masa depan cerah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
“Tentu kami sangat prihatin. Apalagi seorang di antaranya masih pelajar SMP,” tuturnya.
Diketahui, massa pelajar dan mahasiswa menggelar aksi demo menolak RKUHP dan UU KPK di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Jumat (27/9/2019). Aksi yang awalnya tertib dan damai berujung pada penyerangan kepada aparat pengamanan. Seratusan orang pun diamankan dan ditemukan sejumlah senjata tajam hingga bom molotov dari tas milik seorang pelajar.