Pernah, dalam satu hari ada 160 ribuan warga yang mengikuti SP secara daring. Namun sejak pandemi Covid-19, khususnya pada April, respons warga mengikuti SP daring menurun atau stagnan dengan jumlah paling tinggi 60 ribuan penduduk per hari.
Berdasarkan data, warga Kota Medan yang paling banyak mengikuti SP secara daring atau 12,13 persen dari jumlah total yang melakukan pengisian SP online itu. Setelah Medan, disusul warga Kabupaten Langkat sebesar 8,71 persen, Asahan 7,75 persen, Deliserdang 6,81 persen dan Dairi sebesar 5,97 persen.
"Usai SP secara daring, sensus secara manual akan dilakukan mulai September 2020," katanya.