Menurutnya, suaminya memang sudah lama memiliki soft gun dan telah punya izin. Dia bahkan tergabung dengan klub menembak. Namun keluarga tak tahu Riki dibawa ke mana oleh polisi.
“Mereka (polisi) cuma bilang nanti dikabarin. Kami tak tahu suami saya di mana sekarang,” katanya.
Hingga saat ini, keberadaan dua warga Tanjung Morawa yang diamankan atas dugaan jaringan teroris tak diketahui keberadaan. Sampai saat ini juga belum ada keterangan resmi dari polisi setempat atas penangkapan tersebut.