MEDAN, iNews.id – Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Medan, Jonggor Panjaitan akhirnya angkat bicara terkait dengan perkelahian dua oknum guru di sekolah itu dan videonya viral di media sosial. Kedua guru tersebut, yakni Herbin Manurung dan Deni Panjaitan, berkelahi di depan siswa saat kegiatan belajar mengajar.
Jonggor mengatakan, perkelahian yang terjadi pada Rabu, 29 Januari lalu itu, dipicu salah satu oknum guru yang terlibat, Herbin Manurung. Perselisihan antara Herbin dan Deni yang juga anaknya, sudah berlangsung selama setahun terakhir.
“Masalah ini sudah satu tahun lebih. Termasuk lah Herbin provokator di belakangnya. Kebetulan anak saya guru olahraga,” kata Jonggor di Medan, Kamis (6/2/2020).
Jonggor menjelaskan kronologi perkelahian itu berawal saat ada dua siswa yang berkelahi. Perkelahian kemudian sampai kepada pihak sekolah. Wakil kepala sekolah selanjutnya meminta Deni untuk memanggil siswa yang berkelahi tersebut.
“Saat itu, Herbin tengah mengajar di kelas. Setelah 10 menit, kedua siswa tersebut tidak kunjung datang. Setelah 10 menit, siswa itu tidak datang. Deni kembali memanggil. Terjadi adu mulut hingga perkelahian di dalam kelas,” katanya.