Wisata Menginap Kamar Soekarno di Palembang

Muhammad Riza Vahlevi
Rumah singgah Soekarno di Palembang. (Foto: Muhammad Riza)

Ada tiga kamar di rumah ini yang dibuka untuk umum agar masyarakat dapat merasakan suasana saat berada di dalam rumah perjuangan. 

Rumah singgah Soekarno ini dibangun H Anang pada 1937 dan mulai ditempati setahun kemudian. Pada 1938 datang seorang guru dari Pulau Jawa bernama Raden Panani yang akrab dengan Soekarno.

Raden Panani kemudian diangkat menjadi anak oleh H Anang. Pada 1940, saat Soekarno dan istrinya akan kembali usai diasingkan ke Bengkulu, Raden Panani mengajaknya untuk singgah di Palembang dan menginap di rumah ini.

Saat ini tempat bersejarah ini telah ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ditusuk Orang Tak Dikenal, Pria Paruh Baya di Palembang Tewas Bersimbah Darah

57 tahun lalu

Dilaporkan Hilang, Ternyata di Rumah Selingkuhan, Sopir Taksol di Palembang Ditahan Polisi

57 tahun lalu

Sumsel Hadirkan Pojok Baca di Bandara SMB II Palembang

57 tahun lalu

Mulai Berlaku, Bandara SMB II Palembang Sediakan 800 Kantong GeNose C-19/Hari

57 tahun lalu

Antisipasi Serangan Teroris, Polrestabes Palembang Perketat Keamanan Markas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal