WHO Sebut Omicron Berbahaya untuk yang Belum Divaksinasi

Syarifudin
WHO menyebut varian Omicorn telah berbahaya terutama bagi mereka yang belum divaksinasi. (Foto:Ilustrasi/Ist)

“Tapi 90 negara masih belum mencapai 40 persen, 36 negara di antaranya masih kurang dari 10 persen,” papar dia. “Sebagian besar orang yang dirawat di rumah sakit di seluruh dunia tidak divaksinasi,” katanya.

Dia menjelaskan, meski vaksin tetap sangat efektif untuk mencegah kematian dan penyakit Covid-19 yang parah, vaksin tidak sepenuhnya mencegah penularan.

“Lebih banyak penularan berarti lebih banyak rawat inap, lebih banyak kematian, lebih banyak orang yang tidak bekerja, termasuk guru dan petugas kesehatan, dan lebih banyak risiko munculnya varian lain yang bahkan lebih menular dan lebih mematikan daripada Omicron,” ujar dia. 

Tedros mengatakan jumlah kematian di seluruh dunia telah stabil di sekitar 50.000 per pekan. “Belajar untuk hidup dengan virus ini tidak berarti kita dapat, atau harus, menerima jumlah kematian ini,” kata dia.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Percepat Vaksinasi Anak-Anak, Polda Sumsel Kerahkan Seluruh Polsek

57 tahun lalu

Prakiraan Cuaca Sumsel, Palembang dan Sekitarnya Berawan

57 tahun lalu

Gubernur Sumsel Herman Deru Jadi Mustasyar PBNU

57 tahun lalu

Bukan Palembang, 11 Daerah di Sumsel Bisa Laksanakan Vaksinasi Booster

57 tahun lalu

Nelayan Sumsel Sebut Durasi Cuaca Ekstrem Makin Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal