Andi menawarkan dua solusi bagi pelanggannya. Pertama, menawarkan konsultasi pengecekan guna penyesuaian meteran bila terjadi pembengkakan biaya. Kedua, bila pelanggan merasa keberatan akan diberikan solusi pembayaran secara dicicil maksimal lima kali.
“Kita terbuka, jika memang ada ledakan kita tawarkan konsultasi. Bila masih keberatan dengan tagihan pemakaian opsinya bisa dicicil. Silakan ke unit pelayanan PDAM terdekat,” kata Andi.
Andi melanjutkan, selama April dan Mei terjadi lonjakan penggunaan air bersih sehingga pada Juli ini mengalami kenaikan tagihan.
Berdasarkan data, untuk pelanggan 2a yakni rumah tangga sederhana dengan jumlah pelanggan 102.987 rumah dengan kubikasi 2.547.246 pada bulan April.
"Pada bulan Mei jumlah pelanggan 103.035 rumah dengan kubikasi 2.543.156. Pada Juni, jumlah pelanggan 103.091 kubikasi 2.578.424," kata dia.
Sementara untuk pelanggan 2b untuk rumah tangga pada April jumlah pelanggan 144.963 kubikasi 3.933.852. Bulan Mei 145.455 kubikasi 3.924.772. Pada Juni jumlah pelanggan 146.078 kubikasi 3.968.833
“Juni kita sudah mulai pembacaan meter lagi. Tapi tagihan di Juli yang membengkak itu terhitung pada pemakaian bulan April dan Mei,” kata dia.