Syamsuddin belum bisa memastikan berapa umur dan dari peninggalan masa mana kayu kemudi kapal itu. Saat ini, pihak museum masih melakukan penelitian di Jakarta.
"Pecahan kayu ini akan diteliti di Jakarta, hal itu untuk menentukan tanggal dan kapan dibuatnya. Dari masa Sriwijaya, dari masa Pra Kesultanan atau masa Kesultanan Palembang, ini masih diteliti," kata dia.
Syamsuddin menambahkan, pihak museum juga akan memberikan penghargaan kepada pemilik kayu karena sudah mau menyerahkan kemudi kapal bersejarah itu.
"Atas kesadaran pemilik, museum akan memberikan reward kepada pemilik kemudi bersejarah ini," kata dia.