Tuntut Naik Gaji di Tengah APBD Defisit, Kades di OKU Ancam Tahan APBDes

Widori Agustino
Para kepala desa di OKU. (Foto: Widori)

“Seluruh tuntutan kepala desa sudah disampaikan kepada Bupati OKU. Kemudan PMD dan pemerintah daerah melalui dinas pendapatan daerah sudah koordinasi untuk permasalahan kenaikan gaji kepala desa,” katanya.

Menurut Firdaus, keinginan para kepala desa bisa direalisasi, namun tidak bisa dalam tahun ini. Karena anggaran tidak mencukupi lantaran defisit hampir Rp30 miliar. 

“Ada rencana mengambil bagi hasil pajak sebesar 30 persen untuk setiap desa, dan itu juga akan terealisasi pada tahun depan anggaran,” katanya.

Firdaus menyayangkan sikap kepala desa yang mengancam menunda menyerahkan APBDes yang dapat menghambat kemajuan desa.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peringatan Dini BMKG,  Sumsel Waspada Cuaca Ekstrem Sepekan Kedepan

57 tahun lalu

Sumsel Target 10 Besar PON Papua, Herman Deru Janjikan Bonus Berlimpah

57 tahun lalu

Kabar Baik, Total Pasien Sembuh Covid di OKU Capai 186 Orang  

57 tahun lalu

Petugas Damkar OKU Usulkan Penambahan Hidran, Ada Apa?

57 tahun lalu

BUMD di OKU Belum Maksimal Sumbang PAD, DPRD Kunjungan Kerja ke OKU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal