Seperti diketahui, seorang marbot di Palembang babak belur usai dikeroyok oleh lima orang. Uniknya, marbot bernama Dayu ini masih mengenakan sarung dan peci saat melawan para pelaku.
Insiden tersebut terjadi di Masjid Al Saleh, Karang Anyar, Palembang. Saat itu, Kamis (21/5/2020) sekitar pukul 03.00 WIB korban sedang membangun warga untuk sahur. Tiba-tiba datanglah kelima pelaku. Mereka marah-marah kepada korban.
Pelaku masuk ke dalam masjid dengan mengenakan sandal. Lantaran ada batas suci di dalam masjid, korban pun menegur pelaku. Pelaku yang tak terima ditegur akhirnya mengajak duel korban.
Kemudian, korban meminta kelima pelaku untuk meninggalkan masjid. Setelah di luar masjid salah satu pelaku AR menendang tong sampah hingga pecah. Melihat tong sampah pecah korban pun emosi.
Sebab, korban merasa bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi di masjid karena menjadi pengurus. Korban langsung melepaskan jubah putihnya untuk meladeni para pelaku hingga akhirnya terjadi pengeroyokan.