Untuk tingkat SMP negeri, kata Fitrianti, sudah 100 persen menerapkan PTM, sedangkan SMP swasta baru 70 persen. Untuk SD, 60 persen dari total 350 unit, telah melaksanakan PTM, sedangkan PAUD hingga pertengahan September baru 40 persen atau setiap minggunya terdapat tiga PAUD yang melaksanakan PTM.
"Pembukaan sekolah dengan PTM mempertimbangkan faktor usia siswa dan izin orang tua. Dalam kegiatan PTM terbatas sekarang ini, siswa belajar selama dua jam dengan pengaturan masuk kelas dibagi tiga shift. Jika kondisi pandemi Covid-19 semakin membaik, potensi untuk menambah jam belajar bisa dilakukan," katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan, PPKM Kota Palembang saat ini sudah turun ke level 3. Dengan semakin membaiknya situasi di Palembang, nantinya jam belajar bisa saja bertambah.
“Kita berharap jam belajar jadi tiga jam, masuk kelas dibagi tiga shift bisa jadi dua. Sekarang kita ikuti aturan belajar dari menteri pendidikan," ujar Zulinto.