Terungkap, Pemuda Penikam Jamaah Subuh di OKU Sering Mabuk Lem

Widori Agustino
Gunadi, pelaku penikaman jamaah masjid. (Foto: Widori)

"Memang pelaku kurang dapat perhatian dari keluarganya. Tapi kalau sama saya dia (pelaku) baik saya sering ajak ke musala. Kita serahkan ke Polisi saja bagaimana tindak lanjutnya yang jelas jangan sampai kejadian ini terulang," katanya.

Diketahui, jaamah sholat subuh di OKU ditikam pelaku menggunakan sendok yang sudah ditajamkan. Sebelum menikam korban, pelaku sempat sholat bersama korban di rakaat pertama tepat di samping korban. Hingga akhirnya terjadinya penikaman tersebut.

“Saat lagi sholat itu langsung saya tikam saja korban karena ada bisikan, setelah itu langsung pergi," kata pelaku Gunadi. 

Sementara, Kapolsek Baturaja Timur AKP Sulis Pujiono menjelaskan dari hasil penyelidikan sementara, pelaku mengakui jika telah menikam korban saat sholat subuh. Dari hasil pemeriksaan sementara pelaku sendiri mengenal dekat dengan korban. Pelaku mengaku jika aksi yang dilakukan lantaran ada bisikan gaib. 

"Kita terus memeriksa pelaku. Termasuk gangguan kejiwaan. Sejauh ini belum ada bukti pelaku mengalami gangguan jiwa," katanya.

Akibat penyerangan ini, korban mengalami empat luka tusuk benda tajam dua di bagian depan dua lagi di bagian belakang tubuh. 

"Alhamdulillah saat ini korban kondisinya membaik, cuma ada sedikit luka mengenai tulang rusuk saat ini masih dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG: Sumsel Berpotensi Dilanda Hujan Lebat Hari Ini

57 tahun lalu

Serahkan Diri, Ini Tampang Penikam Jamaah Subuh yang Mengaku Dapat Bisikan Gaib

57 tahun lalu

Polda Sumsel Keluarkan Maklumat Larangan Membakar Lahan

57 tahun lalu

BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat di Sumsel

57 tahun lalu

Waspada, Ratusan Hotspot Terdeteksi di Sumsel Sepanjang Mei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal