Terungkap, Ini Penyebab Minyak Goreng Langka di Sumsel

Antara
Minyak goreng sulit didapat di Palembang. (Foto: Ilustrasi/Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Warga Sumatera Selatan (Sumsel) kesulitan mendapatkan minyak goreng baik di ritel modern maupun pasar tradisional. Langkanya minyak goreng ternyata disebabkan belum tuntasnya proses rafaksi atau pembayaran selisih harga oleh pemerintah pusat kepada produsen ataupun distributor.

Dana rafaksi itu bersumber dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Diketahui sebelumnya pemerintah menetapkan kebijakan minyak goreng satu harga yakni Rp14.000 per liter untuk seluruh kemasan pada 19 Januari 2022.

Kemudian membuat kebijakan lanjutan berupa penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk kemasan premium senilai Rp14.000 per liter, sementara minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter dan minyak goreng curah Rp11.500 per liter berlaku pada 1 Februari 2022.

“Kami mengetahui permasalahan ini setelah mengumpulkan 20 distributor minyak goreng pada hari ini,” kata Kepala Dinas Perdagangan Sumsel Ahmad Rizali, Senin (21/2/2022).

Distributor beralasan mengurangi pasokan karena pemerintah belum menyelesaikan pembayaran selisih harga akibat penarikan minyak goreng di pasaran.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapolda Sumsel Minta Maaf terkait Tahanan Tewas Luka Lebam

57 tahun lalu

Target Penyaluran KUR Meningkat, Ini Strategi Bank Sumsel Babel

57 tahun lalu

Cuaca 21 Februari, Mayoritas Wilayah Sumsel Hujan

57 tahun lalu

Hasil Liga Futsal Profesional: Black Steel Hajar Kancil BBK, Putri Sumsel Pesta Gol

57 tahun lalu

Tahanan Tewas di Lubuklinggau, Kapolres Klarifikasi Pernyataan Humas Polda Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal