Ternyata Ini Pemicu Kasus Covid-19 Sumsel Meningkat Usai PPKM 

Antara
Epidemiolog Universitas Sriwijaya (Unsri), Iche Andriany Liberty. (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Kasus positif Covid-19 di Sumatera Selatan meningkat usai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro tahap I, 6-19 April. Epidemiolog Universitas Sriwijaya (Unsri),  Iche Andriany Liberty menyebutkan peningkatan terjadi karena lemahnya 3T yang memunculkan fenomena gunung es.

"Banyak yang terinfeksi tapi tidak terkonfirmasi, kemudian tidak diawasi dengan ketat, maka kelompok rentan atau bergejala yang muncul ke permukaan," katanya, Rabu (28/4/2021).

Selain itu positvy rate di Sumsel juga kini telah menyentuh angka 30 persen dan diperkirakan terus meningkat jika 3T belum optimal serta prokes terus diabaikan masyarakat.

Pengabaian prokes tersebut karena masyarakat dibuat bingung dengan berbagai regulasi yang ada, kata dia, apalagi kebijakan kadang tidak sinkron yakni di satu sisi berupaya membatasi mobilitas sementara di sisi lain 3T kurang optimal.

Ia mengimbau Satgas Covid-19 di seluruh tingkatan lebih ketat mengawasi pergerakan masyarakat terutama para pemudik lokal, baik jelang momen lebaran dan terutama pada Idul Fitri.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai PPKM Tahap 1, Kasus Covid-19 di Sumsel Meningkat 

57 tahun lalu

Warga Sumsel Boleh Mudik, Perhatikan Syaratnya 

57 tahun lalu

Soal Sengketa Pulau Kemaro, Ini Rencana DPRD Sumsel 

57 tahun lalu

Polda Sumsel Mulai Sekat Pemudik di Perbatasan 

57 tahun lalu

2 Stasiun di Sumsel Uji Coba Penggunaan GeNose C19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal