Termasuk Sumsel, Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak Tersebar di 15 Provinsi

Antara
Penyakit mulut dan kuku tersebar di 15 provinsi. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Dari total hewan yang sakit tersebut sebanyak 2.630 ekor atau 18,83 persennya telah sembuh dan sebanyak 99 ekor atau 0,71 persennya mati.

Penyakit mulut dan kuku menyerang hewan ternak berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba, dan babi. Penularan PMK cukup cepat yaitu melalui kontak langsung, melalui udara atau airborne.

Kejadian PMK dalam skala luas akan memberi dampak kerugian ekonomi akibat turunnya produktivitas, kematian, dan harga jual murah. Selain itu PMK juga akan berdampak dalam perdagangan internasional baik ternak hidup maupun produk ternak karena adanya larangan ekspor.

"Namun demikian, ternak yang terkena PMK tidak menular kepada manusia dan daging ternak yang tertular tetap dapat dikonsumsi oleh manusia dengan cara pemotongan yang ketat di RPH, dan organ terinfeksi harus dimusnahkan sesuai protokol kesehatan hewan yang ada," kata Mentan Syahrul.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cegah Bertambahnya Pecandu Narkoba, Ini yang Dilakukan BNN Sumsel

57 tahun lalu

Polda Sumsel Sebut Terjadi Peningkatan Kasus Narkoba usai Lebaran 

57 tahun lalu

Prakiraan Cuaca 21 Mei, Sumsel Terang di Akhir Pekan 

57 tahun lalu

Polisi Tertembak saat Tangkap Bandar Sabu, Polda Sumsel Terjunkan Propam dan Reserse

57 tahun lalu

Hasil Audit BPK Belum Memuaskan, Pemprov Sumsel Dorong OPD Optimalkan Pendataan Aset

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal