Taliban Mulai Bahas Pemerintahan Baru Bersama Mantan Presiden Afghanistan Karzai

Syarifudin
Tokoh penting Taliban Anas Haqqani bertemu dengan mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai. (Foto: Ist)

Delegasi yang dipimpin kepala kantor politik Taliban di Qatar, Mullah Abdul Ghani Baradar, tiba di Afghanistan pada Selasa malam, dengan menumpang pesawat militer Qatar yang mendarat di provinsi Kandahar selatan, markas Taliban.

Selama konferensi pers semalam di Kandahar, petinggi Taliban Mullah Khairullah Khairkhaw mengatakan, “Delegasi akan mengadakan konsultasi dan diskusi dengan para pemimpin lokal dan lainnya tentang pembentukan pemerintah inklusif.”

Sementara itu, juru bicara Karzai, Mohammad Yusof Saha mengatakan kepada Associated Press (AP) bahwa pertemuan awal dengan tim Taliban akan memfasilitasi pembicaraan dengan salah satu Pendiri Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar.

Tidak tersedia keterangan lain tentang pertemuan awal tersebut.

Sumber Taliban di Kandahar yang meminta anonimitas karena dia tidak berwenang berbicara kepada media, mengatakan kepada Arab News bahwa, “Delegasi Taliban diperkirakan melakukan perjalanan ke Kabul di kemudian hari, saat Baradar juga akan bertemu sekelompok orang kuat etnis Afghanistan yang telah menjabat di posisi kunci pemerintah di masa lalu.”

Pembicaraan penting antara Taliban dan pejabat pemerintah dimulai di tengah peringatan dari kekuatan besar dunia yang menentang pemulihan Imarah Islam oleh Taliban ketika mereka memerintah Afghanistan dari 1996 hingga 2001 dan dituduh menerapkan kebijakan yang keras dan represif.

Taliban bersikeras mereka telah berubah dan dalam beberapa hari terakhir telah bersumpah tidak membalas dendam, menegakkan hak-hak perempuan dalam kerangka hukum Islam, memastikan kebebasan media dan menawarkan amnesti bagi pejabat pemerintah di Afghanistan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Diminta Kembali Bekerja, Taliban Bertekad Hidupkan Ekonomi Negara

57 tahun lalu

Polisi Isoman Covid-19 di Sumsel Sudah Jauh Berkurang

57 tahun lalu

4.500 Pasukan AS di Kabul Tak Bentrok dengan Taliban, Evakuasi Warga AS Justru Dipermudah

57 tahun lalu

Sejumlah Wilayah di Sumsel Diimbau Waspada Banjir, Ini Daftar Daerahnya

57 tahun lalu

Musim Kemarau Sumsel Dilanda Hujan, Begini Penjelasan BMKG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal