Taliban Melunak, Janji Izinkan Perempuan Sekolah dan Bekerja

Victor Maulana
Perempuan Afghanistan akan diperbolehkan sekolah dan bekerja. (Foto: Ist)

Menurut Haqqani, siswa wanita sebisa mungkin akan diajari oleh guru wanita dan ruang kelas akan tetap terpisah, sesuai dengan interpretasi gerakan hukum syariah Islam.

"Alhamdulillah, kami memiliki banyak guru wanita. Kami tidak akan menghadapi masalah dalam hal ini. Semua upaya akan dilakukan untuk menemukan dan menyediakan guru wanita untuk murid wanita,” katanya, seperti dilansir Reuters pada Minggu (12/9/2021).

Dirinya menyatakan, jika tidak ada guru wanita yang tersedia, langkah-langkah khusus akan diambil untuk memastikan pemisahan kelas tetap berlangsung.

“Bila benar-benar ada kebutuhan, laki-laki juga bisa mengajar (wanita), tapi sesuai syariah, mereka harus menjaga jilbab. Ruang kelas akan ditutup untuk membagi siswa laki-laki dan wanita jika diperlukan, dan pengajaran juga dapat dilakukan melalui streaming atau TV sirkuit tertutup,” ujarnya.

Haqqani menambahkan bahwa pemisahan kelas akan diberlakukan di seluruh Afghanistan dan semua mata pelajaran yang diajarkan di perguruan tinggi juga akan ditinjau dalam beberapa bulan mendatang.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Taliban: Perempuan Bisa Belajar di Universitas, Bahkan Tingkat Pascasarjana

57 tahun lalu

Ngeri, Beredar Video 5 Pejuang Taliban Bunuh Tentara Afghanistan dengan Kejam

57 tahun lalu

Bendera Taliban Berkibar di Istana Presiden Afghanistan, Bertepatan dengan 9/11

57 tahun lalu

Stok Vaksin Covid-19 di Sumsel Terbatas, Ini yang Dilakukan Dinas Kesehatan

57 tahun lalu

BIN Siapkan Ribuan Vaksin Sinovac untuk Pelajar di Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal