Taliban Larang Warga Afghanistan Mendengarkan Musik

Muhaimin
Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid. Kelompok Taliban yang berkuasa akan melarang musik di Afghanistan. (Foto: Reuters)

KABUL, iNews.id - Kelompok Taliban yang kini berkuasa di Afghanistan melarang musik di negara tersebut. Taliban juga menyatakan perempuan yang hendak ke luar rumah selama beberapa hari wajib dengan pendamping atau mahram. 

“Jika mereka pergi ke sekolah, kantor, universitas, atau rumah sakit, mereka tidak membutuhkan mahram,” kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, dalam sebuah wawancara dengan The New York Times.

Dia menjelaskan bahwa paraperempuanmembutuhkan pendamping atau mahram selama perjalanan tiga hari atau lebih.

Mujahid juga menjelaskan bahwa musik akan dilarang di negara Afghanistan."Karena dilarang dalam Islam," katanya.

"kami berharap kami dapat membujuk orang untuk tidak melakukan hal-hal seperti itu, daripada menekan mereka," paparnya, yang dilansir Jumat (27/8/2021)."

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang Polewali Mandar, Sejumlah Rumah Rusak Jalan Tertutup Longsor

57 tahun lalu

Sumsel Belum Putuskan Sekolah Tatap Muka, Begini Alasannya

57 tahun lalu

7 Rumah di Permukiman Padat Penduduk Wajo Terbakar, Warga Panik dan Histeris

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Bangkalan, 2 Sopir Truk Tewas di Tempat

57 tahun lalu

2 Pelaku Gendam dengan Modus Pura-Pura Tersesat Babak Belur Dihakimi Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal