Selain itu, angka kriminalitas DKI Jakarta juga terdiri dari kejahatan terhadap hak/milik dengan kekerasan sebanyak 259 kasus, kejahatan terhadap hak/milik tanpa kekerasan 3.153 kasus, kejahatan terkait narkotika 5.981 kasus, dan yang terakhir kejahatan terkait penipuan, dan penggelapan sebanyak 4.595 kasus.
Jawa Timur menjadi nama selanjutnya dari provinsi dengan tingkat kriminalitas tertinggi di Indonesia. Pada 2020, Polda Jawa Timur mencatat sekitar 17.642 kejahatan terjadi di Jatim.
Angka tersebut terdiri dari kejahatan terhadap nyawa atau pembunuhan sebanyak 55 kasus, kejahatan terhadap fisik 1.404 kasus, kejahatan kesusilaan 256 kasus, dan kejahatan terhadap kemerdekaan orang sebanyak 177 kasus.
Selanjutnya, angka kriminalitas Jawa Timur juga terjadi dari kejahatan terhadap hak/milik dengan kekerasan sebanyak 341 kasus, kejahatan terhadap hak/milik tanpa kekerasan 4.976 kasus, kejahatan terkait narkotika 2.629 kasus, serta kejahatan terkait penipuan dan penggelapan sebanyak 2.817 kasus.
Sulawesi Selatan menjadi nama berikutnya dari provinsi dengan tingkat kriminalitas tertinggi di Indonesia. Polda Sulawesi Selatan mencatat telah terjadi 12.815 kejahatan yang terjadi pada 2020.