Sri Mulyani Prediksi Ekonomi 2020 Minus 2,2 Persen

Rina Anggraeni
Menkeu Sri Mulyani. (Foto: Antara)

"Sementara konsumsi pemerintah yang sudah melakukan kerja sangat ekstra keras di kuartal III untuk keseluruhan tahun, masih ada di kisaran antara minus 3,1% untuk keseluruhan tahun ada di kisaran minus 0,3% hingga 0,3 positif," tuturnya.

Lalu, untuk investasi masih mengalami kontraksi di kisaran 4% yaitu kuartal IV minus 4,3% hingga 4,0%, sehingga keseluruhan tahun untuk investasi masyarakat atau dunia usaha ada di minus 4,5% hingga minus 4,4%.

Kata dia, rata-rata pertumbuhan ekonomi negara berkembang diprediksi akan minus 3,3% di tahun ini. Sementara itu, Amerika Serikat diprediksi akan minus 4,3%, sementara Tiongkok diproyeksi akan tumbuh positif sekitar 1,9% .

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertumbuhan Minus, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Dunia Dramatis

57 tahun lalu

Ekonomi Sumsel Terus Menunjukkan Perbaikan, Herman Deru Motivasi UMKM

57 tahun lalu

Ekonomi Sumsel Tumbuh -1,4 Persen, BPS Sebut Ada Perbaikan

57 tahun lalu

Kredit Perumahan Tersendat, Perindo Bali Desak Evaluasi Kebijakan Perbankan

57 tahun lalu

Terjun Bebas, Ranking FIFA Timnas Indonesia Kini Disalip Malaysia!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal