Silahturahmi dengan KSAD Dudung, Ketum PBNU: Umat Islam Jangan Mudah Terpecah Belah

Carlos Roy Fajarta
Ketua Umum (Ketum) PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, bersilaturahmi dengan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Mabesad, Jakarta, Rabu (2/3/2022). (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan agama Islam tidak seharusnya dijadikan sebagai alat untuk memecah belah. Umat Islam juga jangan mudah dipecah belah agar bisa bersama-sama dan bersinergi dengan TNI AD untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. 

KH Yahya menyampaikan itu saat bersilaturahmi dengan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Mabesad, Jakarta, Rabu (2/3/2022). Silaturahmi antara dua tokoh ini menggambarkan keakraban antara kiai dan santri.

Diketahui, KSAD Dudung saat mudanya pernah menjalani kehidupan sebagai santri. Yahya Cholil Staquf menyampaikan kesamaan pandangnya dengan Angkatan Darat dalam menjaga keutuhan NKRI.

Selain menyampaikan agama Islam tidak seharusnya dijadikan sebagai alat untuk memecah belah, dalam silahturahmi tersebut dibahas juga tentang peluang dilakukannya kegiatan pelatihan bela negara bagi GP Anshor dan Banser oleh TNI AD di masa yang akan datang.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
4 tahun lalu

Tokoh Masyarakat Minta Pemerintahan Marga Jadi Muatan Lokal di RUU Provinsi Sumsel

4 tahun lalu

Peringatan Dini BMKG: Mayoritas Wilayah Sumsel Hujan Hari Ini

4 tahun lalu

487 Warga Sumsel Positif Covid-19 Hari Ini

4 tahun lalu

Kemenkes Sebut Sumsel Konsisten Catatkan Penurunan Kasus Covid-19

4 tahun lalu

Produksi Padi di Sumsel Menurun, BPS Sebut Faktor Iklim dan Cuaca

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal