Selain Corona, Warga Sumsel Diminta Waspada Puncak Kasus DBD

Antara
Ilustrasi nyamuk penular DBD. (Foto: Ist)

Namun di sisi lain kondisi Covid-19 memberikan keuntungan tersendiri karena anak usia 5-14 tahun yang cenderung menyumbang kasus terbanyak saat ini pergerakannya lebih pasif akibat pembatasan kegiatan sekolah.

"Ada pergeseran tren kasus DBD selama Covid-19, biasanya usia anak-anak mendominasi tapi sekarang usia 15-44 tahun lebih dominan," katanya.

Sementara data kasus DBD di Sumsel pada 2020 mencapai 2.311 kasus dengan tiga kasus meninggal dunia. Tercatat turun dibandingkan 2019 dengan 2.799 kasus serta 16 kasus meninggal dunia.

Penurunan kasus disebabkan kondisi pandemi yang meminimalisir pergerakan orang serta didorong meningkatnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sehingga ia berharap kasus DBD pada 2021 juga menurun.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumsel Klaim Rasio Kesembuhan Covid-19 Meningkat Jelang Vaksinasi

57 tahun lalu

Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 Asal Sumsel Teridentifikasi, Indah Halimah Putri dari Ogan Ilir

57 tahun lalu

Larikan Miliaran Uang Arisan Online, Perempuan Cantik Asal Medan Ditangkap Polda Sumsel

57 tahun lalu

Kasus DBD di Kulonprogo Capai 340 Kasus, 3 Pasien Meninggal

57 tahun lalu

Kasus DBD di Kulonprogo Melonjak, Waspadai Peralihan Musim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal