Temuan virus Flu Burung awal 2020 itu, menjadi yang pertama sejak kasus terakhir ditemukan pada 2015. Kota Palembang sendiri punya banyak riwayat temuan kasus sejak wabah H5N1 tersebut muncul pada 2008.
"Tahun 2018 kami sempat canangkan Kota Palembang bebas Flu Burung karena tidak ada temuan, tapi sekarang malah muncul lagi," kata dia,
Kendati demikian, ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir namun tetap waspada terutama saat berinteraksi langsung dengan unggas, masyarakat perlu memperkuat imunitas tubuh agar virus-virus tidak mudah masuk.
"Penularan virus Flu Burung itu melalui pernafasan lewat kontak langsung dengan unggasnya, tapi jika imunitas tubuh kuat kemungkinan tertularnya lebih kecil," demikian drh. Jafrizal.
Pihaknya juga telah melaporkan temuan tersebut ke Dinkes Kota Palembang untuk ditindaklanjuti, mengingat cuaca estrem yang tengah melanda wilayah itu berpotensi mendorong penyebaran penyakit antar hewan.