Polisi Bongkar Bisnis Pupuk Palsu di Sumsel, Gudang Tersebar di 2 Daerah

Era Neizma Wedya
Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy berada di salah satu gudang penyimpanan ratusan karung pupuk palsu. (Foto: Era)

Kapolres mengungkapkan, dari hasil cek labor, antara pupuk diduga palsu dan pupuk asli dengan merk yang sama, berbeda jauh. Yang asli itu butiranya selaras kecil, biru agak pekat. Kalau dipecahkan bagian dalam tetap warna biru dan jika dicampur air akan larut dengan air. Airnya berwarna biru

Sedangkan pupuk palsu ini, sudah dicoba di Dinas Pertanian Musi Rawas. Butiran pupuknya tidak rata atau sama besar. Kemudian jika dipecahkan di dalamnya mirip tanah. Jika direndam dengan air tidak larut, terdapat endapan tanah. 

"Perbuatan ini tentu sangat merugikan petani di Musi Rawas. Karena belum tentu ada manfaatnya ketika pupuk tersebut diterapkan pada tanaman padi dan sebagainya," katanya. 

Ketiga tersangka dikenakan pasal berlapis. "Ada tiga undang-undang yakni tentang Sistem budidaya pertanian berkelanjutan, tentang perdagangan dan undang-undang perlindungan konsumen," ucap Kapolres.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Anak Dalam di Musi Rawas

57 tahun lalu

Petani yang Perkosa Anak Tiri di Musi Rawas Sempat Kabur karena Tahu Dilaporkan ke Polisi

57 tahun lalu

Bejat, Ayah Perkosa Anak Tiri sejak SD hingga SMP di Musi Rawas

57 tahun lalu

Di Hadapan Keluarga, Pasien Covid-19 di Musi Rawas Terjun ke Sumur

57 tahun lalu

Hilang 3 Hari, Petani di Musi Rawas Tewas di Kebun yang Dipenuhi Bekas Kaki Gajah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal