Pilot AU Tuntut Ganti Rugi ke Kementerian Pertahanan terkait Kehidupan Seks

Susi Susanti
Seorang pilot helikopter menggugat kementerian pertahanan dan menuntut ganti rugi. (Foto: Ilustrasi/Ist)

INGGRIS, iNews.id - Seorang mantan pilot helikopter Angkatan Udara (AU) Inggris menggugat kementerian pertahanan. Sang pilot menuntut ganti rugi terkait kerusakan saraf dan disfungsi seksual. 

Pilot tersebut menuduhnya kementerian pertahanan lalai mengeluarkan pelindung tubuh yang menyebabkan disfungsi seksual. Menurut The Telegraph, dia menuntut ganti rugi lebih dari 200.000 poundsterling (Rp4 miliar).

Dalam gugatan yang diajukan di Pengadilan Tinggi, Louis Warburton – veteran hampir 10 tahun di Royal Air Force (RAF) – menuduh bahwa pelindung tubuh ‘Load Carriage System’ seberat 20 kg telah merusak jaringan lunak.

Pria berusia 30 tahun itu menuduh Kementerian Pertahanan gagal melakukan penilaian risiko dan menindaklanjuti keluhannya tentang baju besi yang tidak disesuaikan dengan baik.

Surat kabar itu mencatat bahwa Warburton, mantan letnan penerbangan dengan Skuadron 18 di pangkalan RAF Odiham, bertugas dalam operasi penjaga perdamaian di Mali, ketika dia menerbangkan helikopter Chinook selama Operasi Newcombe yang sedang berlangsung. Dia mengklaim baju besi besar itu mengekang pahanya selama penerbangan panjang hingga delapan jam, merusak saraf sciatic dan femoralisnya dan menyebabkan rasa sakit dan mati rasa yang parah.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Target Penyaluran KUR Meningkat, Ini Strategi Bank Sumsel Babel

57 tahun lalu

Cuaca 21 Februari, Mayoritas Wilayah Sumsel Hujan

57 tahun lalu

Hasil Liga Futsal Profesional: Black Steel Hajar Kancil BBK, Putri Sumsel Pesta Gol

57 tahun lalu

Tahanan Tewas di Lubuklinggau, Kapolres Klarifikasi Pernyataan Humas Polda Sumsel

57 tahun lalu

BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat di Beberapa Wilayah Termasuk Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal