Perkebunan Kopi di Lahat Sumsel Rawan Serangan Harimau, BKSDA: Itu Kawasan Hutan Lindung

Okezone
Melly Puspita
Tim BKSDA dibantu warga menelusuri jejak harimau di lokasi wisata Gunung Dempo. (Foto: iNews/Yuddy Faifman).

PALEMBANG, iNews.id - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan (Sumsel) mengaku tidak bisa mengevakuasi harimau keluar dari wilayah Kota Agung, Kabupaten Lahat. Sebab, perkebunan kopi di sana masuk dalam kawasan hutan lindung.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Sumsel, Tito mengatakan, karena statusnya itu pihaknya tidak bisa mengevakuasi harimau yang memangsa manusia tersebut.

"Harimau ini dalam kawasan hutan lindung, jadi tidak bisa dievakuasi," kata Tito saat dikonfirmasi wartawan di Kota Palembang, Sumsel, Jumat (13/12/2019).

Menurut dia, masyarakat memang tak semestinya melakukan pembukaan hutan. Sebab, kawasan hutan lindung memang menjadi habitat satwa liar, di antaranya harimau.

"Kami bersama para pihak terkait terus melakukan upaya untuk mengimbau masyarakat agar tidak membuka hutan atau alih fungsi hutan menjadi kebun," ujarnya.

Sebelumnya, keberadaan harimau di kawasan perkebunan kopi Kabupaten Lahat kembali memakan korban. Seorang pekerja di lokasi tersebut tewas setelah diterkam hewan buas tersebut.

Jasad korban, Mustadi (50), warga Desa Pajarbulan, Kecamatan Semendo Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim, ditemukan pertama kali oleh pemilik kebun, Irian, pada Kamis (12/12/2019). Namun baru dapat dievakuasi petugas bersama warga pada Jumat dini hari tadi.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Motif Menantu Bunuh Ibu Mertua di Empat Lawang, Dipicu Hasil Panen Kopi

57 tahun lalu

Keji! Menantu Bunuh Mertua di Empat Lawang, Jasad Dimasukkan Karung dan Dibuang ke Sungai

57 tahun lalu

2 Ekor Gajah Induk dan Anak Mati Berdampingan di Mukomuko Bengkulu

57 tahun lalu

Geger! Mayat Pria asal Demak Ditemukan dalam Hutan Darupono Kendal

57 tahun lalu

Anak Harimau Benggala di Bandung Zoo Mati, Penyebab Masih Diselidiki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal